Kali ini aku akan bercerita tentang cinta pertamaku,
tentang dia yang namanya tak lagi ku sebut.
Jika nantinya kau membaca tulisan ini,
Anggap saja ini tulisan permintaan maaf dariku yang dulu tak ingin dilepaskan genggamannya namun justru memilih meninggalkan.
Permintaan maafku ini tulus meskipun tak pernah bisa langsung ku ucapkan padamu, setidaknya aku sudah menuliskannya disini agar aku merasa lega.
tentang dia yang namanya tak lagi ku sebut.
Jika nantinya kau membaca tulisan ini,
Anggap saja ini tulisan permintaan maaf dariku yang dulu tak ingin dilepaskan genggamannya namun justru memilih meninggalkan.
Permintaan maafku ini tulus meskipun tak pernah bisa langsung ku ucapkan padamu, setidaknya aku sudah menuliskannya disini agar aku merasa lega.
Aku ingin menanyakan kabarmu, semoga dalam keadaan baik dan ku harap akan selalu begitu.
Jangan terlalu membenciku atau mengutukku berkali-kali dalam kepalamu.
Sebut aku tak tau diri,
karena mengharapkan itu darimu.
Aku penasaran pada wanita yang pada akhirnya menjadi pilihanmu, aku tahu bahwa dia pasti seseorang yang spesial.
Aku penasaran pada wanita yang pada akhirnya menjadi pilihanmu, aku tahu bahwa dia pasti seseorang yang spesial.
Kudoakan kalian berbahagia selalu.
Karena pada akhirnya kita berhak bahagia dengan pilihan masing-masing.
Karena pada akhirnya kita berhak bahagia dengan pilihan masing-masing.
Padamu yang dulu pernah menjadi tempatku bergantung, berbagi tawa dan saling menguatkan;
Akan ku kenang kau sebagai sebaik-baiknya masa lalu,
Akan ku kenang kau sebagai sebaik-baiknya masa lalu,
ku harap kau pun juga begitu.~♡♡
Day 19 of 30 Days Writing Challenge | my first love |
#Day19
#30DaysWritingChallenge


0 komentar:
Posting Komentar