My Goals for the Future

Sabtu, 31 Oktober 2020


Find my spouse
Langkah awal yang penting dan harus segera dilakukan sebelum keluarga besar melakukan emergency meeting adalah menemukan jodoh.HAHAHHA
Bener kata chacha, udah nggak penting lagi menemukan orang yang bisa memberikan "butterfly effect" coz i'm not teenage again. HHAHAAA

Usiaku sudah tidak muda lagi, saat ini 20-an akhir menuju angka 30 tahun.
Sudah cukup main-mainnya, seneng-senengnya sudah saatnya mulai mencari yang bisa diajak serius. hahahaseeekk.

Build my own family 
Diawal 30 tahun prioritas hidup juga akan mulai berubah, udah bukan lagi mengejar karier tapi membangun rumah tangga. Membangun dan menciptakan keluargaku sendiri, agar aku tahu tujuan hidupku untuk apa dan untuk siapa. Kalau udah nikah kan jadi ga hilang arah lagi, karena udah fokus tujuannya jelas siapa yang harus dibahagiain. Eaaaa

Quit my job and start to be full time house wife
Setelah menemukan seseorang yang bisa menjadi tempat bersandar baik secara mental maupun finansial aku berencana pensiun dini dan fokus menjadi ibu rumah tangga. Oleh sebab itu penting bagiku untuk memilih suami dengan kriteria mapan, matang, menawan. HAHAHAHHA (impian semua gadis keless kalo ini mah)

Hal ini aku lakukan karena aku ingin semua perhatianku kelak aku curahkan untuk keluargaku, belajar manajemen mengurus rumah tangga serta menemani anak-anak dalam tiap tumbuh kembangya. Aku tidak mau anak-anakku merasa tumbuh sendiri, jadi harus siap bunda berkorban melepas karier. (Halah koyo karier e yokyok o ae ngomong ngene) HAHAHA

Trip to South Korea to fullfill my dream as a fansgirl
Bagi penggemar kpop ataupun drama Korea, negara ini kudu banget wajib dan harus dikunjungi.
Merasakan udara yang sama yang dihirup bias adalah impianku, huaa Korea tunggu aku datang!!!

Living in a quite and peace place
Enak kali ya kalau punya rumah dengan suasana pedesaan, halaman luas terus kerjaannya ngurusin perkebunan persis kayak ibunya Sadam. HAHAHAA halu dikit kan gpp eims namanya juga angan-angan.

atau bisa menetap di Ubud yang masih adem, tenang dan damai (fix kebanyakan nonton kontennya mba nana ama mas andrew white) HAHAHAA

Yah dimanapun tinggalnya nanti, kalau keluarga harmonis dan bahagia Insyaallah nyaman-nyaman aja. Ingat ya bun, rumahku adalah surgaku. Eaaa Shiaappp. 

Day 29 of 30 Days Writing Challenge | my goals for the future |
#Day29
#30DaysWritingChallenge


0 komentar: